Journey Home
(Rabindranath Tagore)

The time that my journey takes is long and the way of it long.

I came out on the chariot of the first gleam of light, and pursued my

voyage through the wildernesses of worlds leaving my track on many a star

and planet.

It is the most distant course that comes nearest to thyself, and that

training is the most intricate which leads to the utter simplicity of a

tune.

The traveler has to knock at every alien door to come to his own,
and one has to wander through all the outer worlds to reach the innermost

shrine at the end.

My eyes strayed far and wide before I shut them and said `Here art thou!’

The question and the cry `Oh, where?’ melt into tears of a thousand
streams and deluge the world with the flood of the assurance `I am!’

Perjalanan Pulang
(oleh Yahya TP)

Waktu yang dibutuhkan perjalananku lama dan jarak itu panjang

Aku mengendarai kereta pancaran cahaya yang pertama, dan mendapatkan

pelayaranku melalui padang gurun jagad meninggalkan jejak di banyak

bintang dan planet

Ini pembelajaran terpanjang untuk datang menghampiri dirimu, dan ini ujian

tersulit untuk sampai kepada kesederhanaan mutlak dari nada

Pelancong itu harus mengetuk setiap pintu yang asing untuk sampai kepada

dirinya,

dan seseorang harus mengembara melalui semua dunia luar untuk meraih yang

paling suci dalam diri pada akhirnya

Mataku tersasar dan terbelalak sebelum aku pejamkan mereka dan berkata,

“Di sini Dikau ternyata!”

Maka tanya dan tangis “Oya, di mana?” meleleh menjadi air mata dari ribuan

aliran danmenggenangi dunia dengan banjir kepastian, “Di sini Aku”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: